|
Perintah-Perintah
Dasar dalam Shell Linux 04
*shutdown*
Kegunaan: booting atau shutdown komputer
Syntax:
shutdown [-t sec] [options] waktu pesan
Options :
-t rentang waktu untuk "membangunkan" proses shutdown
dan pesan yang akan disampaikan
-r reboot/booting ulang
-h halt, menyelesaikan proses agar komputer "safe" untuk
dimatikan
-c cancel shutdown, hanya dapat dilakukan bila menggunakan rentang
waktu
waktu waktu untuk memulai proses shutdown
pesan broadcast pada setiap user bahwa mesin/komputer akan di shutdown
Contoh:
shutdown -r now
Keterangan: proses
shutdown diikuti booting ulang pada saat itu juga
*stty*
Kegunaan: menampilkan dan merubah setting terminal device driver
(tty)
Syntax:
stty [options] [settings]
Options :
-a menampilkan seluruh informasi logged-in terminal
-g menampilkan dalam 12 hexadecimal numbers
--version menampilkan versi stty dalam standard output
Contoh:
stty -a
Keterangan: menampilkan
informasi (All)
Catatan: bila
terjadi program crash dan terminal menolak input lakukan <^j>stty
sane<^j>
**tanda <> tidak perlu diketik cukup dg menekan tombol CTRL
dan huruf j saja**
Hal yang berhubungan
dengan perintah ini: tty
*su*
Kegunaan: mengganti user dan grup ID dengan milik user lain (atau
bahkan root/superuser)
Syntax:
su [option]
Options :
-l user login sebagai user lain
-s login dengan shell lain seperti yang terdaftar pada /etc/passwd
Contoh:
su -l gondz "data"
Keterangan: login
sebagai user gondz dan langsung menjalankan program bernama data
*tail*
Kegunaan: mengintip bagian akhir suatu teks file (default 10 baris)
Syntax:
tail [option] file
Options :
-f memonitor "pertumbuhan" file
beg-offset : b offset diekspresikan dalam bentuk blocks
l offset diekspresikan dalam bentuk baris (default)
c offset diekspresikan dalam bentuk karakter
default beg-offset adalah 10 baris bila tidak diisi berapa yang
diminta!
Contoh:
tail -18c suratku
Keterangan: melihat
isi file teks "suratku", 18 karakter terakhir
tail +10 suratku
Keterangan: menampilkan
isi suratku setelah 10 baris terakhir dibaca
tail -f file_tumbuh
| more
Keterangan: bila
"file_tumbuh" adalah file yang berkembang,
"pertumbuhannya" akan dimonitor
Hal yang berhubungan
dengan perintah ini: more
*tar*
Kegunaan: menyimpan dan mengganti file ke dan dari suatu "archive
medium"/backup file,
dapat berupa floppy disk ataupun tape.
Lebih sering dipakai untuk backup atau mengekstrak file atau file
system
Syntax:
tar [key] [argumen] [drive] [options] filelist
Options :
key : karakter yang berisi perintah spesifik sehubungan dengan perintah
tar
c menciptakan suatu archive baru atau menulis ulang (overwrite)
yang sudah ada
r menambahkan (append) file dari suatu archive
t memberi daftar isi dari archive (table of contents)
u update archive
x ekstrak suatu archive (mengekstrak hasil perintah tar c)
argumen : pada
saat options membutuhkan argument, argumen ditunda sampai semua
options terpenuhi dulu
drive : nomor
antara 0 dan 9999. Nomor ini adalah suatu kunci ke /etc/default/tar
Berisi default option antara lain: device name, blocking factor,
device size,
dan apabila device berupa tape drive
b block : berisi
angka integer antara 1 dan 20, defaultnya adalah 1.
Spesifikasi blocking factor, block.
f name : identifikasi
nama dari file name untuk digunakan, dapat berupa file umumnya atau
special karakter device
contohnya /dev/rfd096ds15 untuk high density floppy disk
l memberikan pesan
error apabila ada kegagalan dalam memecahkan link file.
(umumnya hanya digunakan dengan perintal c, r dan u)
m memberitahukan
tar agar tidak mengubah waktu modifikasi (waktu pada saat ekstrak)
v verbose mode,
menampilkan apa saja yang dilakukan oleh tar
w memberikan pilihan
menunggu masukan (input) y atau n sebelum melakukan sesuatu
dengan file
n memberitahukan
tar bahwa device bukan berupa tape drive, untuk floppy disk, ini
memberi
kesempatan tar mencari file yang dibutuhkan
A mengubah semua
absolute file name menjadi relative file names
filelist adalah
daftar atau list dari file yang akan dimanipulasi
Contoh:
tar cvf /dev/rfd096ds15
.
Keterangan: membuat
archive dari direktori pada saat kita berada (menggunakan high
density floppy disk)
tar xvf /dev/rfd96ds15
Keterangan: mengekstrak
file (pada contoh pertama)
tar xvf fileku.tar
Keterangan: mengekstrak
file archive bernama "fileku"
Hal yang berhubungan
dengan perintah ini : grep, ls, wc
*touch*
Kegunaan: merubah waktu modifikasi
Syntax:
touch [options] [MMDDhhmmYY] filelist
Options :
-a memberikan spesifikasi waktu akses
-c memerintahkan touch agar tidak membuat file bila tidak eksis
dalam filelist
-m hanya merubah waktu modifikasi
MM bulan
DD hari
hh jam
mm menit
YY tahun
filelist adalah
file yang akan dimodifikasi waktunya
Contoh:
touch /home/gondz/fileku
Keterangan: merubah
waktu modifikasi "fileku" agar sesuai dengan tanggal pada
hari
dilakukan perintah touch
touch 1212120177/home/gondz/fileku
Keterangan: merubah
waktu "fileku" menjadi 12/12/77 pada jam 12.01 pm
Hal yang berhubungan
dengan perintah ini: date
*umask*
Kegunaan: memberikan default permission file pada setiap file yang
dibuat oleh kita
Syntax:
umask mask
Options :
mask berupa nilai-nilai (lihat keterangan mengenai chmod, kebalikan
dari chmod)
0 memperbolehkan semua permission
1 melarang permission execute
2 melarang permission write
4 melarang permission read
dapat pula berupa gabungan (lihat chmod) misal angka 7 menunjukkan
semua
permission ditolak
Contoh:
umask 022
Keterangan: memberikan
semua permission file yang kita buat terhadap kita, memperbolehkan
orang lain read dan execute
umask 007
Keterangan: memberikan
semua akses permission pada kita (UID) dan grup (GID) serta
melarang akses orang lain (other)
Hal yang berhubungan
dengan perintah ini : chmod
*uname*
Kegunaan: memberikan laporan mengenai nama dari mesin/computer,
operating sistem dan
beberapa catalog informasi lainnya
Syntax:
uname [options]
Options :
-s report nama sistem
-n report nodename sistem, identifikasi sistem pada network pada
saat
di share dalam network misalnya
-r report release number dari operating sistem
-v report versi operating sistem
-m report hardware (prosesor) yang dipakai (i386, i486, i586, i686)
-a report all, semua informasi yang mungkin
Contoh:
uname -a
Keterangan: sama
dengan keterangan option -a
*w*
Kegunaan: mengetahui siapa saja user yang log-in dalam system dan
apa yang sedang mereka lakukan
Syntax
w [options] user
Options :
-h tidak menampilkan header informasi
(seperti: berapa lama sistem menyala, tanggal, jumlah user log-in,
dsb)
-u mengabaikan apa yang dilakukan user (WHAT) dan lamanya menjalankan
(PCPU)
-s short report, hanya menampilkan user, terminal yg digunakan,
idle dan what
-f menghilangkan bagian FROM (remote hostname) user
-V menampilkan versi yang dipakai
Contoh:
w -V
Keterangan: menampilkan
versi yg dipakai. Contoh procps version 2.0.2
w
Keterangan: menampilkan
semua informasi lengkap semua user yang log-in dalam sistem
w -s gondz
Keterangan: menampilkan
short report user gondz bila log-in dalam sistem
Hal yang berhubungan
dengan perintah ini: finger, ps, who
*wc*
Kegunaan: menghitung sejumlah karakter, besar byte atau baris dalam
suatu file
Syntax:
wc [options] filelist
Options :
-c menampilkan jumlah karakter (secara default memakai --chars)
-w menampilkan jumlah kata yang dipisahkan oleh space(bar), tab
atau pindah baris baru
-l menampilkan jumlah baris
--byte menampilkan jumlah byte (dikombinasikan dengan -c)
--version menampilkan versi program wc
Contoh:
wc fileku
Keterangan: menampilkan
berapa baris, kata-kata, dan karakter dalam file "fileku"
*who*
Kegunaan: menampilkan siapa saja yang log-on
Syntax:
who [options]
Options :
-m sama dengan perintah 'who am i', menampilkan siapa yang menjalankan
terminal
-q hanya menampilkan login name dan jumlah siapa saja yang online
-s tidak ada efek tertentu, dapat diabaikan saja untuk compatibility
-H menampilkan juga header line
Contoh:
who
Keterangan: menampilkan
NAME (username) , LINE (terminal) dan TIME (waktu pada saat user
log-in) tanpa header line
who -H
Keterangan: persis
seprti 'who' tanpa options, tetapi header line ditampilkan
Hal yang berhubungan
dengan perintah ini: ps, w
*write*
Kegunaan: mengirimkan pesan kepada user lain
Syntax:
write user [tty]
Options :
user user yang akan dikirimi pesan
tty terminal yang digunakan user
Contoh:
write gondz tty3
Keterangan: bila
user gondz membuka 4 terminal (tty1, tty2, tty3 dan tty4), yang
akan
dikirimi pesan pada tty3 saja
write gondz
Keterangan: mengirimkan
pesan pada user gondz (asumsi : user gondz hanya membuka satu
terminal saja)
Hal yang berhubungan
dengan perintah ini: mail, mesg, who
------------------------------------------------------------------------
|