|
LILO
Untuk memuat kernel diperlukan sebuah program loader khusus. RedHat
telah menyediakan sebuah program yang dinamakan LILO atau Linux
Loader (Werner Almesberger). LILO digunakan untuk mesin Intel-compatible,
sedangkan mesin lain seperti Digital Equipment Corp. menggunakan
MILO. Alpha PC, SPARC-compatible dapat menggunakan SILO.
Saya
menggunakan LILO karena mesin saya adalah Intel-compatible.
Pada
saat instalasi RedHat Linux ada pilihan untuk menginstalasi LILO
Bila saat instalasi pilihan ini dilewati atau Skip, LILO bisa di
instalasi sekarang dengan perintah /sbin/lilo.
Disamping
dengan LILO, kernel juga dapat dimuat dari DOS dengan menggunakan
program LOADLIN.EXE. Cara yang mudah adalah mencopy kernel dan LOADLIN.
EXE ke partisi DOS, lalu untuk memboot komputer cukup dengan mengetikkan
perintah ini dari prompt DOS:
c:\loadlin
c:\vmlinuz root=/dev/hda3 ro
/dev/hda3
bisa diganti sesuai dengan partisi root Linux.
Instalasi
LILO dapat diistalasi dan ditempatkan pada salah satu partisi sbb:
Master
Boot Record (MBR) dari hard disk.
Root Partisi Linux.
Floppy disk.
Untuk menginstalasinya sangat mudah yaitu dengan perintah lilo (terdapat
di direktori /sbin). Dokumentasinya dapat dibaca di /usr/doc. Ada
shell script, QuickInst yang digunakan untuk mengganti LILO yang
telah di instalasi.
Edit
dan konfigurasi sesuai kebutuhan file /etc/lilo.conf
Jalankan /sbin/lilo untuk mengaktifkannya
Beberapa file akan berubah selama instalasi LILO, berikut ini file-file
yang dibuat atau berubah selama instalasi LILO:
/sbin/lilo
-- map installer; keterangan lihat man lilo
/boot/boot.b -- boot loader
/boot/map -- boot map, berisi lokasi kernel
/etc/lilo.conf -- file konfigurasi LILO
Untuk mencegah kerusakan sistem atau sistem tidak bisa di boot maka
sebaiknya buat dulu emergency boot disk
Konfigurasi
Sebelum mengkonfigurasi LILO, sebaiknya mengetahui sistem operasi
yang ada di setiap partisi hard disk serta menentukan partisi untuk
meletakkan LILO. Pada umumnya LILO diletakkan pada MBR. Bila ada
sistem lain seperti OS/2, sebaiknya LILO diletakkan pada superblock
partisi root karena MBR akan ditempati boot loader OS/2.
Bila
Linux satu-satunya sistem operasi yang ada di hard disk atau memiliki
sistem operasi Windows 95/NT, LILO bisa diletakkan di MBR. Perhatikan
partisi masing-masing dengan cermat, misal Windows di /dev/hda1
dan Linux di /dev/hda2.
Umumnya
LILO di instalasi setelah partisi hard disk dibuat dan setelah sistem
operasi Linux atau yang lain sudah di instalasi.
Mengedit
lilo.conf
Login sebagai root sebelum mengedit file ini. Buka dengan sembarang
editor teks ASCII, misal vi.
Contoh
file lilo.conf:
#
Start LILO global section
Boot = /dev/hda
Prompt
Vga = normal
Ramdisk = 0
# End LILO global section
image = /vmlinuz
root = /dev/hda3
label = linux
other = /dev/hda1
label = dos
tabel = /dev/hda
Parameter
selengkapnya:
boot=<boot_device>
memberitahu device yang memiliki boot sector. Boot sector dibaca
dari device ini dan di mount sebagai root.
linear Mengenerate linear sector addrress. Lihat dokumentasi LILO.
install=<boot_sector> Menginstal file yang telah ditentukan
sebagi boot sector yang baru. Jika install tidak dipakai, /etc/lilo/boot.b
dipakai sebagi default.
message=<message_file> Untuk menampilkan file teks, besarnya
maksimum 65,535 byte.
verbose=<level> Menampilkan progress reporting. Option lain
seperti -v dan -q. Lihat dokumentasi LILO.
backup=<backup_file> Menyalin boot sector asli ke file <backup_file>.
force-backup<backup_file> Sama dengan backup. Option ini menimpa
salinan backup yang telah dibuat dan akan mengabaikan option backup
bila keduanya dipakai.
prompt Meminta masukan saat boot.
timeout=<tsecs> Mengeset waktu tunggu keyboard sebelum menjalankan
option berikutnya. Defaultnya 5 detik. Masukkan value 0 jika ingin
LILO menunggu sampai ada masukkan dari keyboard.
serial=<parameter> Mengijinkan masukan dari serial line dan
keyboard ke LILO.
ignore-table Mengabaikan tabel partisi yang corrupt.
password=<password> Memasang password untuk melindungi boot
images.
Uninstall
LILO
Menghapus atau menguninstalasi LILO dari sistem sangat mudah, dengan
perintah:
lilo
-u
atau
dari partisi aktif Linux yang lain atau partisi DOS dengan menggunakan
fdisk.
Bila LILO di instalasi sebagai MBR, maka MBR asli sebelum ditempati
LILO dapat di restore dengan cara mem-boot sistem dengan DOS, kemudian
jalankan:
sys
c:
atau
fdisk /MBR
|