Dasar-dasar mengoprasikan terminal client & linux
problem solving
Winconnect terminal client merupakan aplikasi yang menggabungkan
Linux Operating System sebagai terminal client dan Windows 2000
Server/XP sebagai terminal server dengan menggunakan Remote Desktop
Protocol ( RDP ). Winconnect Terminal Client menjalankan semua
operasi di client tetapi dengan menggunakan resource yang ada
di Terminal Server. Namun, beberapa resource yang ada di terminal
client juga dapat digunakan oleh client tersebut yaitu resource
floppy, cdrom, printer dan sound card.
Cara
Mengoprasikan
Ketika
kita menjalankan Winconnect Terminal Client, maka operating system
yang pertama di jalankan adalah Linux. Setiap linux yang digunakan
sebagai terminal client sebaiknya menggunakan xwindow sebagai default
login ketika komputer pertama kali dinyalakan. Pada setiap komputer
yang kami pasang menggunakan default xwindows.
Berikut cara mengoprasikannya:
Nyalakan
komputer sampai muncul windows yang mengharuskan kita memasukkan
login dan password yang sudah terdaftar. Untuk login pertama di
linux sudah saya sediakan untuk login : user dan password : user
Pada account user telah dibuatkan satu script dimana ketika user
sukses login maka, user tersebut akan langsung tersambung dengan
komputer Windows Terminal Server.
Masukkan username, password & domain sesuai dengan account yang
anda miliki. Jika login berhasil maka, anda sekarang sedang mengoprasikan
komputer terminal server seperti yang telah dijelaskan di atas.
Semua operasi yang anda lakukan berdasarkan pada Windows Operating
System. Saya yakin anda lebih familiar.
Bagaimana cara mematikannya? Untuk mematikannya pertama anda harus
logoff atau disconnect dari terminal server dengan melakukan operasi
Star-Disconnect/Logoff.
Setelah melakukan hal pada point no. 4 maka komputer secara otomatis
akan me-logoff account user yang sedang aktif di linux dan akan
muncul lagi login dan password untuk account linux.
Silahkan anda login sebagai root ( login: root password: kambing
atau jenggot ) untuk mematikan komputer anda. Setelah login berhasil
klik start menu dari gnome dan pilih logout dan kemudian sebelum
klik OK pilihlah option halt.
Di layar akan muncul proses shutdown dari semua services yang aktif
sebelumnya, dan matikan power ketikan di layar muncul tulisan power
down pada baris terakhir.
Bagaimana
Menangani System Yang Crash/ext2 corrupt
Pada linux Redhat-6.2, hardisk dapat mengalami crash jika pengguna
tidak berhati-hati dalam menggunakan komputernya ini disebabkan
karena partisi ext2 yang tidak journalized. Sebagai contoh, salah
prosedur mematikan komputer dapat beakibat fatal. Disarankan untuk
tidak mematikan komputer dengan cara menekan langsung tombol power
down, sebab biasanya akan mengakibatkan partisi ext2 mengalami corrupt.
Berikut ini pesan yang timbul jika partisi ext2 mengalami corrupt:
Give
root password for maintenance
(or type Control-D for normal startup):
Jika
anda menekan Ctrl + D system masih tidak normal startupnya ( kembali
muncul pesan diatas ) maka masukan password root untuk maintenance.
Jika password root benar, akan muncul prompt #
Selanjutnya lakukan file system check pada partisi ext2 yang malami
corrupt, missal partisi yang bermasalah /dev/hda1, maka lakukan:
#
fsck /dev/hda1
e2fsck 1.19, 13-Jul-2000 for EXT2 FS 0.5b, 95/08/09
/ contains a file system with errors, check forced.
Pass 1: Checking inodes, blocks, and sizes
.
.
.
Inode 91027, i_blocks is 64, should be 8. Fix? yes
Pass
2: Checking directory structure
Free inodes count wrong (49347, counted=49378).
Fix? yes
/: ***** FILE SYSTEM WAS MODIFIED *****
/: 51198/100576 files (0.2% non-contiguous), 142471/200804 blocks
(Repair filesystem) 3 #
(Repair filesystem) 3 # reboot
~~~~~~
Jawab, semua pertanyaan Fix? Dengan yes, kemudian <enter>
sampai kembali muncul prompt # setelah itu reboot system. Biasanya
dengan cara seperti ini system akan normal kembali.
|